BAGIKAN ARTIKEL INI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sudah bukan rahasia umum jika proses pembuatan lagu kerap terispirasi dengan kejadian sekitar. Momen yang kamu jumpai didepan mata setidaknya memudahkan kamu saat membuat lagu serta menulis liriknya. Saat seperti itu, emosional manusia memang mudah bangkit. Sehingga pas sekali untuk mencurahkan isi hati. Seperti kisah sedih saat kamu putus cinta, sedang marah dengan seorang, dan lain sebagainya.

Dalam artikel yang kami rangkum dari berbagai sumber, ada 7 kisah pembuat lagu yang kami tulis. Sebenarnya sih banyak banget. Namun, dari 7 ini setidaknya sudah cukup mewakili.

1. Under the bridge – Red Hot Chili Peppers.
Anthony Kiedis membuat lirik lagu ini waktu dia merasa putus asa. Karena dia kesal dengan dirinya akibat kecanduan obat-obatan. Imbasnaya dia merasa stress berat. Kata Anthony : ” kesepian yang saya alami, mengingatkan saya pada Ione (ceweknya). Dia malaikat cantik yang memberikan cintanya semua untuk saya, tapi saya bukannya memeluknya, malah menghabiskan waktu bersama para gangster di bawah jembatan. ” Pantesan ya judulnya “under the bridge”

Lirik:
It’s hard to believe that there’s nobody out there
It’s hard to believe that I’m all alone
At least I have her love, the city she loves me
Lonely as I am, together we cry

2. Brick – Ben Folds Five.
Cerita Ben Folds: “Waktu saya masih SMA, saya dan pacar melakukan aborsi, dan itu hal yang paling menyedihkan bagi kami. dan sebenarnya saya membuat lagu ini untuk mengungkapkan bagaimana perasaan saya waktu itu. Jadi, siapapun yang pernah mengalami hal serupa, maka pasti anda tahu apa maksud lagu ini.”

Liriknya:
And we drive
Now that I have found someone
I’m feeling more alone
Than I ever have before

3. With or Without You – U2.
Bono nulis lirik ini saat dia sedang berjuang untuk menyeimbangkan tanggung jawabnya sebagai laki-laki yang sudah menikah sekaligus sebagai musisi. Jadi vokalis band terkenal terkadang bertentangan dengan kehidupan rumah tangganya. Saat dia nulis lirik ini, dia mulai menyadari bahwa dia ga bisa milih salah satunya. Keduanya sangat penting dan skaligus bikin dia tertekan.

Liriknya:
My hands are tied
My body bruised, she’s got me with
Nothing to win and
Nothing left to lose
And you give yourself away

4. The Drugs Don’t Work – The Verve.
Richard Ashcroft (vokalis) menulis lagu ini di awal tahun 1995. Saat wawancara dia bilang kalo lagu ini mengenai kecanduan obat-obatannya. Walaupun inti lagu ini masih belum jelas, tapi banyak orang berpendapat bahwa dia menulis lagu ini setelah kematian ayahnya.

Lirik:
Now the drugs don’t work
They just make you worse
But I know I’ll see your face again
Cause baby, ooh, if heaven calls, I’m coming, too
Just like you said, you leave my life, I’m better off dead

5. Tears in Heaven – Eric Clapton.
Lagu ini dibuat oleh Eric bersama Will Jennings yang isinya mengenai kesedihan yang Eric alamin setelah kematian anak laki-lakinya yang berumur 4 tahun. Anak dari Eric Clapton ini jatuh dari jendela apartemennya yang berada di lantai 53 pada bulan agustus 1990.

Liriknya:
Would you know my name
If I saw you in heaven
Will it be the same
If I saw you in heaven
I must be strong, and carry on
Cause I know I don’t belong
Here in heaven

6. Luthor Vandross – Dance With My Father.
Ini adalah lagu terakhir yang dia buat sebelum meninggal dunia di tanggal 1 juli 2005. Lagu ini bercerita tentang ayahnya. Lagunya emang sedih banget kalo anda baca dari liriknya. Seperti penggalan berikut ini.

Lirik:
If I could get another chance
Another walk, another dance with him
I’d play a song that would never, ever end
How I’d love, love, love to dance with my father again

7. Fix You – Coldplay.
Lagu ini dibuat oleh chris Martin untuk istrinya setelah ayah mertuanya Bruce Paltrow (ayah dari Gwyneth Paltrow) meninggal dunia). chris merekam lagu ini menggunakan keyboard tua yang diberikan oleh ayah mertuanya untuk gwyn sebelum dia meninggal.

Lirik:
And the tears come streaming down your face
When you lose something you can’t replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?


BAGIKAN ARTIKEL INI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •