Loading

wait a moment

104 Sound Of Unity

BAGIKAN ARTIKEL INI
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tepat pada tanggal 9 Mei 2018 mendatang di Stadion Dalam Gajayana Malang, Kota Malang akan mengukir sejarah (Rekor MURI) lewat peradaban musik dalam sebuah event akbar bertajuk 104 SOUND OF UNITY. Digagas oleh Musik Malang Bersatu bersama Malang Sound Community, event tersebut bisa disebut sebagai yang pertamakalinya di Indonesia. Melibatkan banyak lintas komunitas dan pelaku musik didalamnya, seperti 104 rental sound system, 104 gitaris, 104 bassis, 104 vokalis, 104 drummer, 104 keyboardis dan 104 rental stage.

Untuk memaksimalkan perhelatan event tersebut, tak tanggung-tanggung, daya sound system yang digunakan sebesar 520,000 watt dengan dukungan tata lighting yang spektakuler tentunya. Ada 7 buah lagu yang akan dibawakan dalam event ini. Dua lagu berjudul Malang Kota Subur dan Bangun Pemudi-Pemuda yang telah diaransemen ulang oleh Dody Ide akan menjadi main song pada puncak acara, serta 5 lagu yang dibawakan secara ensamble oleh tiap komunitas dengan konsep mars progresi rock, sbb;

1. Guitarisick “Padamu Negeri”.
2. Kumpulan Bassist Malang (KUBAM) “Mars Kubam”.
3. Malang Drummer Community (MDC) “Drum Line”.
4. Voice Of Malang (VOM) “Di Timur Matahari”.
5. Kibordis Malang “Indonesia Tanah Airku”.

104 SOUND OF UNITY menjadi salah satu rangkaian kegiatan Save Malang Heritage dalam upaya melestarikan budaya yang ada di kota ini serta bentuk kongkrit pelaku musik merayakan hari jadi Kota Malang yang kini telah menginjak usianya yang ke 104 tahun bulan April lalu.

Save Malang Heritage (SMH) merupakan antusiasme untuk merayakan HUT ke 104 Kota Malang ditujukan banyak kalangan yang diselenggarkan pada tanggal 8 – 28 April 2018 di Malang. Kota malang telah mengalami 3 masa, masa kerajaan, kolonial dan kemerdekaan, tapi apa kita tahu apa yang telah di tinggalkan para pendahulu kita, pada era modern dan digitalisasi ini. Sebuah langkah kongkrit diperlukan untuk menginformasikan, mengedukasi, menjaga dan menyelamatkan warisan budaya peninggalan pada masa masa tersebut. Seperti Stadion Gajayana yang merupakan Stadion tertua di Indonesia dan penuh dengan nilai historis. Save malang heritage, adalah sebuah gerakan, sebuah city movement sebuah langkah menyuarakan tentang dimulainya tentang memahami heritage lebih dalam dan lebih terlibat.

Atas dasar itulah maka tak salah jika stadion kebanggaan warga Kota Malang ini menjadi pilihan dan alasan yang tepat sebagai venue ikonik untuk diselenggarakannya acara ini.

Perhelatan 104 SOUND OF UNITY didukung sepenuhnya oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, SIK. MH yang juga menjadi inisiator dalam tujuan mengukir Rekor MURI. Tidak itu saja, dukungan juga mengalir dari Pemerintah Kota Malang melaui jajaran SKPD seperti Dispora, Disparta, Dishub, BP2T dan Dispenda serta seluruh sponsorship dan donatur yang turut berpartisipasi.

Akhir kata, semoga dalam upaya kami meraih Rekor Muri mendapat doa restu dari segenap warga Malang Raya serta kehadiran pada hari Rabu tanggal 9 Mei 2018 di Stadion Dalam Gajayana Malang, mulai pukul 18.00 Wib hingga 22.00 Wib.

Malang Nominor, Sursum Moveor.


BAGIKAN ARTIKEL INI
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published.