BAGIKAN ARTIKEL INI
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Musisi yang berasal dari kota Malang ini memulai karir sebagai soloist pada pertengahan 2018, selama ini dia dikenal hanya sebagai penulis lagu dan pemain gitar disebuah band, namun kali ini dia mencoba untuk menyuarakan sendiri karyanya lewat single pertama berjudul “Rautan pensil” lagu yang menceritakan kenangan seorang siswa dimasa sekolah yang mengidolakan seorang siswi yang sangat pintar dan menjadi kebanggan sekolah kala itu, namun apa daya dia adalah siswa langganan Guru Bimbingan konseling, sehingga dia merasa tidak pantas untuk mendekati siswi pintar tersebut, miris memang, hahaha.

Yahya abimanyu sudah bermain dibeberapa band sejak 2001, berikut adalah nama- nama band dan beberapa prestasi yang telah dia raih bersama bandnya:

  1.  Di tahun 2001- 2004 di Malang, dia bermain di Grup band beraliran Funky bernama “Kunamon band” dan berhasil meraih juara 2 festival band antar pelajar se Jawa timur.
  2. Di tahun 2005 dia hijrah ke Jakarta, lalu bergabung dengan band Pop Rock bernama “The Valour” dan berhasil menelurkan 1 full album bertajuk “Bintang Jatuh” (menyumbang 2 lagu karyanya).
  3. Di tahun 2011 dia membuat grup Trio bernama “RASS” bersama Marsya adintya & Ubay Syah Reza, mereka berhasil menelurkan 1 full album bertajuk “Dengarkan dari hati” (semua lagu ditulis oleh Yahya Abimanyu sendiri).
  4. Di tahun 2014 album Dengarkan dari hati mendapatkan beberapa nominasi sekaligus di ajang AMI Awards ke 17 diantaranya adalah grup duo terbaik “RASS”, album terbaik “Dengarkan dari hati”, band pendatang baru terbaik “RASS” , lagu pop terbaik “Tercipta hanya untukku” dan penata music terbaik dilagu “Tercipta hanya untukku”.
  5. Di tahun 2015-2018 bermain bersama band beraliran Punk rock “COASTER” dan menyumbangkan single karyanya bertajuk “Punk Rock Anthem” , lalu memutuskan untuk keluar setelah menyelesaikan proses rekaman single “Kita harus jalan”.

Sekarang saatnya Yahya Abimanyu untuk menyiarkan sendiri karyanya dengan petikan gitarnya yang sederhana, notasi dan lirik juga ringan, diharapkan bisa menambah warna musik Indonesia dimasa yang akan datang, mari kita simak single pertama dari Yahya Abimanyu “Rautan pensil” dan pastinya kita akan selalu tunggu karya- karya selanjutnya, semangat dan semoga sukses.


BAGIKAN ARTIKEL INI
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published.