BAGIKAN ARTIKEL INI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JHS Pedals dari Josh Scott awalnya dikenal dengan modding dan custom recase beberapa efek terkenal. Me-repair secara DIY (Do It Yourself) Boss Blues Driver adalah awal mulanya. Ketika dia kemudian membuat beberapa pedal efek secara mandiri, namanya menjadi semakin melambung. Desain dan kualitas sound yang unik dan di atas rata-rata membuat JHS menjadi salah satu builder efek yang paling dibahas, dicari, dan masuk jajaran efek butik kelas dunia.

Kali ini, saya akan bahas tentang JHS Little Black Buffer. Karena ini adalah pedal buffer, dia tidak memproduksi sound layaknya pedal drive/ modulasi/ delay. Tapi pedal buffer ini mampu ‘menghidupkan’ sound dari efek-efek Anda. bahkan ‘menghidupkan’ sound gitar Anda jika Anda tidak memakai efek apapun.

Secara umum, Little Black Buffer ini hanya ada 1 jack input, 1 jack output, 1 indikator LED, port power input 9V DC standar, dan black matte finish di atas casing metal. Tidak ada potensio di pedal ini. Just plug and play! Karena pedal ini murni buffer, tidak include booster. JHS memproduksi buffer include dengan booster dengan nama JHS Prestige. Setiap pembelian JHS Little Black Box, Anda akan mendapatkan JHS Little Black Box (of course!), brosur user guide, leaflet produk-produk yang available dari JHS, brosur info garansi, 1 buah sticker JHS, 4 buah sticky rubber pad (kalau Anda tak suka pakai velcro) dan 1 buah pin JHS berukuran imut. Packaging yang menarik juga.

Dimensi casing Little Black Buffer cenderung besar, menurut saya, dibandingkan dengan komponen elektronik di dalamnya yang imut. Walaupun definisi besar di sini adalah hampir seukuran dengan power bank berkapasitas 3000 mAh. Cukup kecil sebenarnya untuk disembunyikan di bawah pedalboard atau diselipkan di antara efek-efek yang lain, atau masuk di kantong celana jeans. Tapi jika dibandingkan dengan buffer Cmatmods, dimensi JHS Little Black Buffer sedikit lebih besar. Little Black Buffer membutuhkan power 9V DC dengan konsumsi 100 mA. Cukup rakus power juga untuk ukuran pedal mungil. Sekedar info: Vox Ice 9, pedal overdrive signature Joe Satriani, hanya butuh 10 mA. 100 mA selain untuk menghidupkan indikator LED, entah untuk apa lagi. Menariknya, PCB yang digunakan Little Black Buffer juga digunakan JHS untuk beberapa pedal lainnya, seperti Buffered Splitter. Oh ya, tidak ada kompartemen baterai 9V di pedal ini. Anda harus menghidupkannya dengan power supply/ adaptor standar 9V. Secara keseluruhan, saya pribadi tidak banyak protes dengan konfigurasi desain seperti ini.

Saat mencoba pedal, yang dikategorikan sebagai pedal utility, yang imut ini, saya memakai 9 buah stompbox dengan urutan: 1 tuner, 1 volume/ wah pedal, 2 drive (OD & Distortion), 1 modulasi octave, 2 delay, 1 reverb/ shimmer, dan 1 preamp dengan 2 kabel masing-masing sepanjang 1,5 meter dan 9 kabel patch untuk menghubungkan semuanya. Saya pakai gitar Tele Thinline dan ampli Randall RD50 (saya hanya pakai Return-nya) beserta kabinet speaker Celestion stereo 2×12.

Untuk sound, pedal ini mampu menghidupkan tone di pedalboard saya. Ketika saya pasang Little Black Buffer setelah volume/ wah, dia mampu memperbaiki tone loss dari pedalboard saya. Seriously, i’ve never heard my pedalboard sounds so good like this before! Drive menjadi lebih punchy, dengan clarity yang jauh lebih baik, tanpa merubah karakternya, atau menambah level/ gain-nya. Modulasi menjadi lebih terasa walaupun sudah ditumpuk dengan drive. Demikian halnya dengan delay dan reverb/ shimmer. Pedal mungil ini membuat delay dan reverb/ shimmer saya menjadi lebih hidup. Tidak lagi terdengar bias ketika dicampur dengan drive, atau dengan modulasi sekaligus. Preamp saya, terdengar menjadi lebih indah. karena saya pakai preamp AMT F1, yang merupakan ‘imitasi’ (in a good way) dari ampli Fender, JHS Little Black Buffer ini mampu membuat saya seolah benar-benar memakai ampli Fender Deluxe Reverb atau Fender ’65 Twin Reverb yang kondisinya sehat sentosa.

Kemudian keisengan saya kambuh dengan memasang JHS Little Black Buffer di akhir rangkaian pedalboard. Itu berarti posisinya berada di antara pedalboard dan amplifier. Hey, i thought my sound looks even better this way. Sedikit lebih baik daripada saya memasangnya sesudah volume/ wah tadi. Perbedaannya tipis, tapi cukup terasa. Sampai review ini ditulis, saya masih belum mencoba berbagai posisi lain pemasangan Little Black Buffer. Memasangnya setelah pedal drive misalnya.

Dengan harga $75 USD di situs resmi, atau setara Rp. 1.190.000 sebelum pajak dan ongkos kirim di BN Effects, pedal mungil ini terdengar overpriced. But wait, kalau Anda peduli dengan sound dari pedalboard Anda, produk JHS satu ini sangat layak masuk di pedalboard. Rugi kan kalau memakai instrumen, efek-efek, kabel, dan ampli mahal kalo suaranya ternyata ‘mendem’, tonal loss atau tidak sesuai harapan?

Overall, JHS Little Black Buffer ini mampu membuat tone Anda menjadi lebih baik. Jajaran efek Anda mampu mengeluarkan potensi terbaiknya. Dan yang terpenting, Anda jadi semakin mudah untuk mengatur sound Anda hingga sesuai dengan yang Anda butuhkan. Karena Anda dan pendengar Anda berhak untuk memperoleh sound yang jujur. Anytime, anywhere. Well built quality, superb sound, just a little bit pricey, but nice product. I’m happy with it!.

 

Artikel ini ditulis oleh Zeruya Anggraita.


BAGIKAN ARTIKEL INI
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •